PERAN PENYULUH DALAM PENERAPAN PERTANIAN RAMAH LINGKUNGAN DI KECAMATAN HILIRAN GUMANTI KABUPATEN SOLOK PROVINSI SUMATERA BARAT

Authors

  • Ameilia Zuliyanti Siregar University of Sumatera Utara Indonesia
  • Nurliana Harahap Politeknik Pembangunan Pertanian medan
  • Mahmudah Mahmudah Politeknik Pembangunan Pertanian medan
  • Libra Oktavianus Politeknik Pembangunan Pertanian medan

DOI:

https://doi.org/10.55259/jiip.v28i2.66

Keywords:

penyuluhan, petani, ramah lingkungan

Abstract

Petani di Kecamatan Hiliran Gumanti masih sering menggunakan pestisida dan bahan anorganik lainnya. Pengetahuan petani dalam pertanian ramah lingkungan masih terbilang rendah karena belum mampu mengoptimalkan potensi yang ada, memanfaatkan jerami padi sebagai bahan dasar pembuatan pupuk kompos. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis peran penyuluh dan menganalisis faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi peran penyuluh dalam penerapan pertanian ramah lingkungan pada bulan Maret-Juli 2021 di Kecamatan Hiliran Gumanti, Kabupaten Solok, Provinsi Sumatera Barat. Selanjutnya metode deskriptif analisis dengan pendekatan kuantitatif dilakukan dari instrumen kuesioner dibagikan kepada 624 petani, 33 poktan dan 6 kelurahan. Kemudian dilakukan uji validitas dan uji reliabilitas data yang dikumpulkan. Hasil penelitian menunjukkan hasil uji validitas terhadap kuesioner dinyatakan 30 item pernyataan kuesioner valid, 5 tidak valid tersebar pada beberapa variabel. Sedangkan data uji reliabilitas menunjukkan semua variabel tersebut dapat dikatakan reliabel dan dapat teruji kekonsistenannya. Hal ini karena nilai Cronbachs Alpha dari keseluruhan rdata >rtabel. Perlu dilakukannya pendampingan terhadap petani agar inovasi budidaya padi sawah secara organik dapat diterapkan dengan baik, di samping peran penyuluh diharapkan rutin mengadakan pertemuan dan diskusi dengan petani sehingga tingkat pengetahuan petani bertambah.

References

Bahua, MI. 2016. Kinerja Penyuluh Pertanian. Deepublish: Bogor.

Firdaus Ezik, Helfia Edial dan Ratna Wilis .Analisis Kesuburan Tanah Lahan Pertanian Tanaman Padi Di Nagari Talang Babungo Kecamatan Hiliran Gumanti Kabupaten Solok. Jurnal Buana. 2(2): 142-153.

Kansrini, U., Dwi Febrimeli, dan Puji Wahyu Mulyani. 2020. Peran Penyuluh Pertanian Lapangan (Ppl) dalam Mendukung Adopsi Budidaya Tanaman Kopi Arabika yang Baik (Good Agriculture Practices) Oleh Petani Di Kabupaten Tapanuli Selatan. Jurnal Agrica Ekstensia. 14(1): 54-65.

Khairuddin, Muhammad Yamin, Abdul Syukur dan Kusmiyati Program. 2019. Penyuluhan Tentang Upaya Pelestarian Lingkungan Hidup Pada Siswa Smpn 3 Palibelo Kabupaten Bima. Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat, 2(2): 239-248.

Marbun, D. N., Sriroso, S., & Siwi, G. 2019. Peran Penyuluh Pertanian Dalam Pengembangan Kelompok Tani Tanaman Hortikultura di Kecamatan Siborongborong Kabupaten Tapanuli. Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, 3, 537-546.

Nuryawan, M. F. 2017. Peran Penyuluh Pertanian Pada Kawasan Rumah Pangan Lestari Dalam Program Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan. Malang; Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya Malang.

Rahmawati, Iwan,S. 2018. Peta Perilaku Ramah Lingkungan Petani Padi di Desa Pasawahan Kecamatan Pasawahan Kabupaten Purwakarta. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh 4 (3), 946-960, 2018

Ratriyanto, A., Widyawati, S. D., P.S. Suprayogi, W., Prastowo, S., & Widyas, N. 2019. Pembuatan Pupuk Organik dari Kotoran Ternak untuk Meningkatkan Produksi Pertanian. SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, Dan Seni Bagi Masyarakat), 8(1), 913.

Riduwan dan Sunarto. 2014. Pengantar Statistika untuk Penelitian: Pendidikan Sosial, Komunikasi, Ekonomi, dan Bisnis. Bandung: Alfabeta.

Siregar, S. 2020. Adopsi Teknologi Jajar Legowo Dalam Penerapan Kearifan Lokal Maesialapari pada Petani di Kecamatan Padangsidimpuan Hutaimbaru Kota Padangsidimpuan. Politeknik Pembangunan Pertanian Medan.Jurnal Sains Dasar 6(1):8-12

Sugiyono. 2017. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D.: Alfabeta. Bandung.

Wibowo H, S., Nyoman S.Hadi Suryo, Nyoman Sucipta, I Wayan WI.Peranan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) sebagai Fasilitator dalam Penggunaan Metode Belajar Pendidikan Orang Dewasa (Andragogi) (Kasus di Gapoktan Madani, Desa Sampalan Klod, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung, Bali).E-Jurnal Agribisnis dan Agrowisata. ISSN: 2301-6523. E journal Agrobisnis dan Agrowisata 7 (2): 21-30.

Wihardjaka, A. 2018. Penerapan Model Pertanian Ramah Lingkungan sebagai Jaminan Perbaikan Kuantitas dan Kualitas Hasil Tanaman Pangan. Jurnal Pangan, 27(2): 155164.

Winarni EW. 2018. Teori dan Praktik Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, PTK, R&D. Bumi Aksara: Jakarta.

Downloads

Published

2021-12-15

How to Cite

Siregar, A. Z., Harahap, N., Mahmudah, M., & Oktavianus, L. (2021). PERAN PENYULUH DALAM PENERAPAN PERTANIAN RAMAH LINGKUNGAN DI KECAMATAN HILIRAN GUMANTI KABUPATEN SOLOK PROVINSI SUMATERA BARAT. Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian, 28(2), 29–38. https://doi.org/10.55259/jiip.v28i2.66

Issue

Section

Articles

Similar Articles

<< < 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.