Strategi Pengembangan Kelembagaan Ekonomi Petani di Kabupaten Wonosobo

Authors

  • Khozinul Asror Universitas Jenderal Soedirman
  • Irena Kartika Eka Wijayanti Universitas Jenderal Soedirman
  • Yusmi Nur Wakhidati Universitas Jenderal Soedirman

DOI:

https://doi.org/10.55259/jiip.v33i1.391

Keywords:

Hortikultura, Kelembagaan ekonomi petani, Koorporasi petani, QSPM, Wonosobo

Abstract

Kelembagaan Ekonomi Petani (KEP) memiliki peran strategis dalam meningkatkan posisi tawar petani di kawasan hortikultura Kabupaten Wonosobo. Namun, mayoritas KEP saat ini masih berada pada tahap penumbuhan (79,3%) dan menghadapi kendala rendahnya literasi keuangan serta kapasitas manajerial. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi eksisting, menganalisis faktor internal dan eksternal, merumuskan alternatif strategi, serta menyusun model konseptual pengembangan KEP. Metode penelitian yang digunakan adalah mixed method dengan strategi sekuensial eksploratori terhadap 14 unit KEP sampel. Alat analisis meliputi matriks IFE, EFE, IE, SWOT, dan QSPM. Hasil penelitian menunjukkan skor IFE sebesar 3,63 dan skor EFE sebesar 3,54 yang menempatkan KEP pada Sel I (Grow and Build). Berdasarkan analisis QSPM, strategi prioritas utama adalah menjalin kemitraan strategis dan program kemandirian usaha dengan skor TAS 5,92. Model konseptual yang diusulkan adalah transformasi KEP menuju Korporasi Petani melalui penguatan tata kelola bisnis profesional dan sinergi hulu-hilir.

References

Amalyadi, R. (2024). Sikap Petani terhadap Strategi Penumbuhan Kelembagaan Ekonomi Petani di Kecamatan Junrejo Kota Batu Provinsi Jawa Timur. September, 92–100.

Badan Pusat Statistik, W. (2026). Kabupaten Wonosobo dalam Angka Tahun 2026 (Vol. 47).

Creswell, J. W., & Plano Clark, V. L. (2018). Mixed Methods Research (Vol. 2). SAGE Publications, Inc.

David, F. R., & David, F. R. (2016). Manajemen Strategik (15 ed.). Salemba Empat.

Effendy, L., & Mustofa, R. (2020). Model Pengembangan Kelembagaan Petani Menuju Kelembagaan Ekonomi Petani di Kecamatan Sindangkasih Ciamis. 6(1), 38–47.

Holle, Y. (2022). Penguatan Kelembagaan Kelompok Tani untuk Meningkatkan Posisi Tawar Petani. 11(1), 35–40.

Ihsanudin, Pinujib, S., Subejo, & Bangko, B. S. (2016). Strategi Pemberdayaan Ekonomi Petani Garam Melalui Pendayagunaan Aset Tanah Pegaraman. 5(4), 395–409.

Irawan, D., Sukma Dewi, R. A., Rijal, M. S., & Fiddin, A. N. (2024). Perkembangan Kelembagaan Petani terhadap Bantuan Pemerintah. 34(2), 744–752.

Kaleka, M. U., Hamakonda, U. A., & Reo, K. A. (2025). Model Strategi Pengembangan Kapasitas dan Kelembagaan Petani Hortikultura menuju Kelembagaan Ekonomi di Kecamatan Golewa Barat Kabupaten Ngada Marten Umbu Kaleka 1 , Umbu A. Hamakonda 1 , Kanisius Alvensius Reo 1. Agrifo, 10(2).

Kementan. (2020). Pedoman Penumbuhan dan Pengembangan Korporasi Petani di Kawasan Pertanian.

Mudatsir, R., & Syarif, A. (2023). Peningkatan Kapasitas Kelembagaan dalam Mendukung Ketahanan Pangan Kabupaten Jeneponto Institutional Capacity Building in Supporting Food Security Jeneponto Regency. 12(2), 262–272.

Nasrul, W., Zulmardi, & Indrayani, T. I. (2020). Kelembagaan Ekonomi Pertanian. UMSB Press, 108.

Paonganan, L. (2023). Swadaya Sawit di Indonesia: Economic and Institutional Challenges of Oil Palm Independent Smallholders in Indonesia. 25(3), 1986–1997.

Rianto, M. R. (2025). Dan Implikasi Penelitian Metode SWOT (Cetakan Pe). PT. Pena Persada Kerta Utama.

Suherlan. (2024). Studi kasus transformasi kelembagaan petani menjadi kelembagaan ekonomi petani berbadan hukum koperasi di Kabupaten Cianjur. 5(2), 117–138. https://doi.org/10.15408/jko.v5i2.41123

Ulfa, A. N., Widiyanto, W., Nurhidayati, I., Permatasari, P., & Saptaningtyas, H. (2021). Transformasi Kelembagaan Petani menjadi Badan Usaha Milik Petani (BUMP): Studi Kasus di BUMP PT. Pengayom Tani Sejagad Wonogiri. Jurnal Sosio Agribisnis, 6(2), 65–73. https://doi.org/10.33772/jsa.v6i2.19650

Downloads

Published

2026-07-31

How to Cite

Asror, K., Wijayanti , I. K. E., & Wakhidati , Y. N. (2026). Strategi Pengembangan Kelembagaan Ekonomi Petani di Kabupaten Wonosobo . Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian, 33(1), 64–69. https://doi.org/10.55259/jiip.v33i1.391

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

<< < 5 6 7 8 9 10 

You may also start an advanced similarity search for this article.