Analisis Preferensi Konsumen melalui Metode Uji Hedonik pada Minyak Angin Aromaterapi dengan Penambahan Angkak (Monascus purpureus)

Authors

  • Sasa Mahesa Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang
  • Rika Nalinda Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang
  • Ananti Yekti Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang

DOI:

https://doi.org/10.55259/jiip.v33i1.414

Keywords:

Angkak, Djamon Roll, Minyak angin aroma terapi, Monascus purporeus, Preferensi konsumen, Uji hedonik

Abstract

Pascapandemi Covid-19, kesadaran masyarakat terhadap produk herbal fungsional meningkat pesat, terutama minyak angin aromaterapi roll-on. Penelitian ini bertujuan menganalisis preferensi konsumen terhadap minyak angin aromaterapi dengan penambahan angkak (Monascus purpureus) melalui metode uji hedonik. Produk Djamon Roll dikembangkan sebagai inovasi topikal berbasis angkak dengan tiga varian aroma (cengkeh, lavender, dan mawar). Penelitian dilaksanakan di UMKM Djamas Herb, Yogyakarta, dari Oktober 2025 hingga Juni 2026. Uji hedonik dilakukan terhadap 50 responden tidak terlatih berusia >17 tahun menggunakan skala 1–5 pada atribut warna, aroma, tekstur, dan sensasi kulit. Hasil penelitian menunjukkan ketiga varian produk diterima dalam kategori Suka. Varian Lavender memperoleh nilai tertinggi (rata-rata 80%, Sangat Suka), diikuti varian Mawar (78%) dan Cengkeh (74%). Varian lavender unggul pada warna dan aroma, sedangkan varian cengkeh lebih disukai karena sensasi hangat. Penambahan angkak tidak menurunkan tingkat penerimaan sensorik dan justru memberikan warna merah merona yang menarik. Karakteristik responden didominasi oleh kelompok usia muda (17–40 tahun) yang sesuai dengan target pasar. Produk Djamon Roll berpotensi diterima pasar. Direkomendasikan pengembangan lebih lanjut pada varian lavender sebagai produk unggulan serta perbaikan aroma varian cengkeh. Hasil ini mendukung hilirisasi angkak menjadi produk topikal yang inovatif dan bernilai ekonomis.

References

Alamoudi, A. J., Eid, B. G., Abdel-Naim, A. B., & Aboubakr, E. M. (2025). Beras Ragi Merah Mempercepat penyembuhan luka pada Tikus Diabetes: Penekanan pada Aktivitas Pro-kolagen dan Angiogeniknya. Future Journal of Pharmaceutical Sciences, 11(1). https://doi.org/10.1186/s43094-025-00839-x

BPOM. (2022). Wujudkan Kemandirian Nasional Penyediaan Bahan Baku yang Bermutu untuk Obat Bahan Alam yang Berdaya Saing. https://www.pom.go.id/siaran-pers/wujudkan-kemandirian-nasional-penyediaan-bahan-baku-yang-bermutu-untuk-obat-bahan-alam-yang-berdaya-saing?

Chen, J., et al. (2022). Persepsi Aroma Minyak Esensial Aromaterapi dengan Fungsi Regulasi Emosi pada Mahasiswa. Frontiers in Psychology. https://doi.org/ 10.3389/fpsyg.2022.998612

Grand View Research. (2025). Indonesia Aromatherapy Market Size & Outlook, 2025-2030. https://www.grandviewresearch.com/horizon/outlook/aromatherapy-market/indonesia

Li, Y., et al. (2024). Studi Kasus tentang Preferensi Aroma dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya di Lingkungan Hunian Cina. Buildings, 14(9), Article 3019. https://doi.org/10.3390/buildings14093019

Lim, K. Y. T., & Wu, X. (2024). Penelitian tentang Pengaruh Berbagai Jenis Aroma terhadap Tingkat Stres Siswa SMA saat Belajar. Procedia Computer Science, 239, 462–469. https://doi.org/10.1016/j.procs.2024.06.XXX

Liu, S., Xu, Y., Xie, J., Hu, J., Wang, Y., Zhang, J., Lee, M. S., Hu, H., Ang, L., & Ji, Z. (2025). Farmakologi dan Mekanisme Kerja Monascus purpureus Went: Sebuah Tinjauan Lingkup (Scoping Review). Frontiers in Pharmacology, 16(July). https://doi.org/10.3389/fphar.2025.1600460

Mobility Foresights. (2025). Ukuran Pasar Aromaterapi, Pangsa Pasar, Tren, dan Ramalan hingga 2031. https://mobilityforesights.com/product/indonesia-aromatherapy-market

Pyo, Y., Pyo, S., & Song, S. (2024). 뇌파반응과 감성평가를 활용한 화장품 항균 향기소재 연구 (Respons Gelombang Otak dan Evaluasi Emosional Bahan Pewangi Antibakteri Kosmetik). Journal of Next-generation Convergence Technology, 8(11), 2658–2668. https://doi.org/10.33097/JNCTA.2024.08.11.2658

Rittipun, R., Tasanee, P., Napassorn, P., & Sasithorn, K. (2025). Potensi Anti-Penuaan Pigmen Monascus purpureus dalam Perawatan Kulit. Pharmaceutical Biology, 63(1), 683–697. https://doi.org/10.1080/13880209.2025.2557983

Rosa, A., et al. (2025). Karakterisasi Kimia, Evaluasi Sensorik, dan Aktivitas Biologis pada Sel Neuron dari Minyak Esensial (Mawar, Eucalyptus, Lemon, dan Cengkeh) yang Digunakan untuk Pelatihan Olfaktori. Molecules, 30(17), Article 3591. https://doi.org/10.3390/molecules30173591

Sugiyono. (2013). Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D. Bandung : CV ALFABETA.

Zhong, Y., Li, Y., Zhou, H., & Zou, L. (2022). Persepsi Bau Minyak Esensial Aromaterapi dengan Jenis Kimia yang Berbeda: Pengaruh Jenis Kelamin dan Dua Karakteristik Budaya. Frontiers in Psychology, 13, Article 998612. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2022.998612

Downloads

Published

2026-07-28

How to Cite

Mahesa, S., Nalinda, R., & Yekti, A. (2026). Analisis Preferensi Konsumen melalui Metode Uji Hedonik pada Minyak Angin Aromaterapi dengan Penambahan Angkak (Monascus purpureus). Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian, 33(1), 38–43. https://doi.org/10.55259/jiip.v33i1.414

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

1 2 3 4 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.